Rabu, 23 April 2014

Teman Penulis

Hai, rit readers? (pembaca setia blog rita :D). buat kalian yang follow rita di twitter.com/_Astrita pasti tau deh betapa seringnya saya ikut kuis. Nah… siang ini saya mendapatkan sms. Heran sih, secara lagi kosong dapat kirimian eh kok ada sms menanyakan saya. Berhubung hp yang digunakan bukan smart jadi gak bisa di snap picture ya hehe :D

Smartphone saya tanggal 22 maret kmarin hilang, entah siapa dan bagaimana dia mengambilnya pokoknya gak terasa hilang. Andai saja ada CCTV di dalam bis -___-


Dia: assalamu alaikum, benar ini rita puji

Saya: iya benar, ada apa ?

Dia: Gak ada, memastikan saja. Saya linda, puisi kita berada disatu buku di Cinta Dalam Hati

Saya: oh, linda salam kenal ya J


saya gak kenal linda karena waktu mafaza lagi PREORDER buku CDH saya gak buka fb karena kesibukan PPL bulan lalu. Akhirnya waktu PO sudah habis saya tertinggal deh. Linda mungkin melihat data diri saya dan iseng mengirim sms. Itulah secuplik cerita saya yang maniak kuis. Dipikir konfirmasi pemenang, ternyata teman sesama penulis. Tapi menyenangkan juga menjadi penulis. Meskipun belum terkenal, tapi setidaknya banyak pembaca karya – karya kita. Duh, jadi malu karya setengah jam merangkai dibukukan di sini




Terima kasih juga untuk penerbit mafaza yang telah menerbitkan buku saya, terutama PJ event nya mas Nasrul Yung Nasrul Yung sukses selalu JUntuk kalian yang memiliki basic penulis, langsung aja gabung di fanpage nya Penerbit Mafaza Media Penerbit Mafaza Media deh.



Hai Linda, salam kenal. Horass medan J

Senin, 17 Februari 2014

Just one option



 “pilihan gue Cuma satu, pulang atau engga!” katanya tegas

Pagi ini sepupu gue dateng kerumah. Baru sebulan dia kerja tapi udah dipercaya buat ngurus urusan kantornya disemarang. Kita emang orang jawa, tapi buta daerah jawa tengah sana. Lahir dan kuliah di pinggiran ibukota ini. Tangerang... sehabis pulang dari semarang dia cerita, pilihan dia Cuma satu, pulang atau engga. karena dia harus kerja lagi di Gading - Serpong. Dengan dorongan dari dalam dirinya akhirnya dia beraniin naik bis ke Tangerang. Sendirian! Kisahnya membuat motivasi tentang skripsi gue yang lagi galau mau lanjutin dengan judul itu atau gue ganti yang lain. Gue emang orang yang plin plan yang sampe sekarang masih mudah goyah dengan pemikiran gue. Gue juga sebel sih sama karakter gue yang satu ini. Akhirnya gue sadar dan berpikir, kalo gue gak tegas sama diri gue kapan gue lulus, kapan gue mandiri, dan sampe kapan mau jadi benalu di orang tua gue. “pilih itu, yakinkan, dan lakukan!” yah… intinya skripsi itu kita yang pilih dan yakinkan kita mampu. 


Semangat guys, terkadang banyak hal disekitar lo yang bisa memotivasi diri sendiri